Sulsel, Tanpa Koalisi Gerindra Belum Mampu di Sejumlah Pilkada

dpd Sulsel, Tanpa Koalisi Gerindra Belum Mampu di Sejumlah Pilkada

detakhukum.com, Makassar – Minimnya kecukupan jumlah kursi memaksa Partai Gerindra untuk melakukan koalisi di sejumlah kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada di Sulawesi Selatan.

Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras melalui wawancara telepon mengatakan, untuk bisa mengusung kader internalnya, mereka harus berkompromi dengan partai lain, Jumat (24/1/2020).

Ia menjelaskan beberapa daerah di mana Gerindra dipastikan berkoalisi yakni di Pilkada Kabupaten Pangkep, Barru, Selayar, Toraja Utara, Tanah Toraja, Luwu Utara, dan Luwu Timur.

“Kami sudah melakukan komunikasi baik beberapa partai untuk melakukan koalisi. Termasuk partai Nasdem,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, koalisi Gerindra-Nasdem dimungkinkan untuk beberapa daerah. Sebab komunikasi politik antar kedua partai tersebut sudah dilakukan.

Baca juga:  Lewat Jalur Independen, Pasangan Nur Mahmud-Ilyas Daftar KPU Maros

“Komunikasi itu sudah pernah dijalin dengan Rusdi Masse selaku Ketua DPD Nasdem Sulsel,” jelasnya.

Sementara, lanjutnya, untuk penentuan posisi calon bupati dan wakil bupati bersama koalisi, Gerindra memilih realistis. Salah satu indikatornya yakni hasil survei publik.

“Kami dari partai cukup realistis menilai hal itu. Yang penting Gerindra hanya memproritaskan pada kadernya. Dan tidak harus untuk kosong satu, kita hanya melihat peluang dan komitmen partai saja,” tuturnya.