Sains  

Kisah Dibalik Penemuan Teknologi Switch Telepon

telepon Kisah Dibalik Penemuan Teknologi Switch Telepon
Designed by Freepik

Bayangkan kamu adalah seorang pengurus acara pemakaman (undertaker) yang bekerja di Kansas City di akhir abad ke-19. Di kota itu cuma ada dua undertaker yang melayani lebih dari 50.000 penduduk, salah satunya kamu. Sudah pasti bisnismu bakal melejit kan?

Tapi beda cerita kalo sainganmu mencuri klien-klien.

Strowger termotivasi untuk menciptakan switch telepon otomatis setelah mengalami kesulitan dengan operator telepon lokal, yang salah satunya adalah istri seorang pesaing.

ilustrasi switch telepon Kisah Dibalik Penemuan Teknologi Switch Telepon

Sebelum ditemukannya switch telepon, seorang pengguna telepon yang ingin menghubungi pengguna lain harus menghubungi operator layanan telepon terlebih dahulu, kemudian operator secara manual akan menghubungkan kabel dari arah pengguna pertama ke pengguna kedua.

Baca juga:  5 Prospek Kerja Teknik Informatika Paling Populer

Setelah ditemukan switch telepon, pengguna bisa langsung menghubungi pengguna lainya dengan memasukkan nomor tujuan nya.

Switch telepon ini ditemukan pada tanggal 10 Maret 1891, oleh Almon Brown Strowger, seorang penemu dari kota Kansas City, negara bagian Missouri, Amerika Serikat. Dia mematikan tombol telepon, perangkat yang memungkinkan perubahan sinyal secara otomatis pada sirkuit telepon.

Almon Brown Strowger Kisah Dibalik Penemuan Teknologi Switch Telepon

Bentuk awal dari switch ini adalah 10 angka (0-9) yang tersusun dalam bentuk setengah lingkaran di telepon. Pengguna memutar angka ini, yang menyebabkan poros kontak naik satu tingkat. Kombinasi angka ini digunakan untuk menentukan nomor tujuan. Dengan demikian operator menjadi tidak lagi diperlukan untuk menghubungkan para pengguna telepon.

Baca juga:  7 Produk Google Yang Gagal Bersinar Di Pasaran

Untuk memasarkan produknya ini, dia mendirikan Strowger Automatic Telephone Exchange Company pada tahun 1891, sebelum menjual paten switch teleponnya ke perusahaan lain.

Model nomor telepon berbentuk putaran ini kemudian digantikan dengan tombol yang disusun dalam kolom dan baris, dan pada akhirnya digantikan dengan touchscreen (layar sentuh) pada telepon pintar (smartphone).