Hukum  

Mahkamah Agung (MA) Tetap Tahan Romahurmuziy

Romahurmuziy 1 Mahkamah Agung (MA) Tetap Tahan Romahurmuziy
Romahurmuziy (Sigid Kurniawan/Antara Foto)

detakhukum. com, Jakarta – Mahkamah Agung( MA) memutuskan tetap menahan mantan Ketum PPP Romahurmuziy. Rommy dihukum 1 tahun penjara dalam kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama.

” Laporan adanya pengajuan kasasi dari PN Jakarta Pusat dalam masalah Tersangka Romahurmuziy diterima MA pada hari ini Rabu, 29 April 2020. Setelah itu MA merespons dengan alasan untuk kepentingan pemeriksaan kasasi dalam masalah tersebut, MA menghasilkan penetapan buat melaksanakan penahanan terhadap Tersangka, yang berlaku semenjak bertepatan pada hari statment kasasi Tersangka ialah bertepatan pada 27 April 2020,” kata juru bicara MA, Andi Samsan Nganro melansir detikcom, Rabu( 29/ 4/ 2020).

Dari laporan kasasi untuk diketahui, KPK sudah mengajukan kasasi ke MA terpaut vonis PT DKI Jakarta menyunat putusan Romahurmuziy dari 2 tahun penjara jadi 1 tahun pada 27 April 2020. Paling tidak terdapat 3 alibi pokok yang mendasari KPK mengajukan kasasi.

Baca juga:  Berikut Alasan KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi

“Kendati demikian, dalam penetapan penahanan yang dikeluarkan oleh MA tetap dicantumkan klausule bahwa penahanan Terdakwa sudah sama dengan putusan yang dijatuhkan oleh PT DKI sehingga Terdakwa dapat dikeluarkan dari tahanan demi hukum,” ujar Andi.

Terpaut itu, pengacara Romahurmuziy, Maqdir Ismail mengaku tidak masalah bila KPK mengajukan kasasi ke MA atas vonis PT DKI Jakarta. Tetapi, Maqdir berharap penahanan terhadap kliennya tidak diperpanjang.

Untuk diketahui, KPK sudah mengajukan kasasi ke MA terpaut putusan PT DKI Jakarta menyunat vonis Romahurmuziy dari 2 tahun penjara jadi 1 tahun pada 27 April 2020. Paling tidak terdapat 3 alasan pokok yang mendasari KPK mengajukan kasasi.

Terkait itu, pengacara Romahurmuziy, Maqdir Ismail mengaku tidak masalah bila KPK mengajukan kasasi ke MA atas putusan PT DKI Jakarta. Tetapi, Maqdir berharap penahanan terhadap kliennya tidak diperpanjang.

Baca juga:  Sedang Asyik Pesta Sabu, 4 Pemuda Di Bekuk Satnarkoba Jakarta Pusat

” Ya tidak ada masalah, mereka ajukan kasasi. Kami juga sedang bersiap ajukan kasasi. Cuma saja, yang kami tidak mau kalau dengan alasan ada kasasi, maka penahanan diperpanjang,” kata Maqdir kepada wartawan, Rabu( 29/ 4).

Terkait penahanan terhadap Romahurmuziy ini, Maqdir tadinya mengklaim kliennya harusnya bebas pada tanggal 30 April 2020. Perihal itu mengacu pada pada vonis PT DKI Jakarta tersebut. (dtk)