Ikuti Fit and Proper Test Demokrat, Ini Harapan Danny Pomanto

IMG 20200607 WA0004 1 Ikuti Fit and Proper Test Demokrat, Ini Harapan Danny Pomanto

detakhukum.com, Makassar – Partai Demokrat Sulawesi Selatan menggelar fit and proper test kepada setiap bakal calon kepala daerah yang mendaftar di Partai Demokrat di hotel Claro Makassar, Minggu (7/6).

Fit and proper test tidak hanya untuk menguji kemampuan calon dari sisi visi dan visinya, tapi juga kesiapan dan keseriusannya menghadapi pilkada 2020.

Petahana Moh Ramdhan Danny Pomanto (DP) mengikuti fit and proper test sebagai bakal calon Walikota Makassar pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar, DP memaparkan berbagai capaiannya selama memimpin kota Makassar pada periode pertamanya. Ia berharap bersama Demokrat kembali menghadirkan berbagai kemajuan untuk kota Makassar di masa akan datang.

Dikatakan DP tidak ada pertanyaan krusial dari panelis ia hanya memaparkan berbagai capaiannya selaku petahana yang memiliki kekurangan dan kelebihan selama menjabat sebagai Walikota Makassar Periode 2014-2019.

“Saya sudah tidak membacakan visi dan misi lagi dalam sesi fit and proper test kali ini,saya hanya memaparkan pencapaian saya akan melanjutkan program saya yang lama seperti Home Care. Insyaallah akan saya tingkatkan karena program itu sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui juga jika DP menyerahkan soal pendampingnya pada partai yang bakal mengusungnya nanti.

“Untuk wakil saya serahkan ke partai koalisi. Saya secara formal belum memiliki wakil, tetapi usulan wakil dari saya itu ada, dan keputusannya kembali ke partai pengusung. Wakil bagi saya adalah yang menjadi kekurangan bagi saya”, jelas DP.

Baginya berpasangan dengan, Zunnun semua bisa terjadi kembali ke partai pengusung. Mau fix atau tidak dengan Zunnun itu urusan partai pengusung.

DP optimis akan mencukupkan partai koalisi sebagai syarat pencalonan sebagai bakal calon Walikota Makassar. Hal itu untuk menjawab harapan publik kota Makassar kepada, DP untuk kembali sebagai Walikota Makassar.

Meski ia telah melakukan komunikasi kepada semua partai politik namun ia tak ingin terlalu serakah dalam meraih dukungan sejumlah partai.

“Terlalu banyak partai politik juga tidak baik, takutnya nanti saya tidak bisa membagi jatah pasca kemenangan saya,”ungkapnya.

Kendati demikian ia berharap Partai Demokrat partai tetap konsisten bersamanya dimana Demokrat merupakan partai yang satu-satunya bertahan pasca diskualifikasi DIAMI kemarin.

Adapun pelaksanaan Fit and Proper Test DPD Demokrat Sulsel bagi seluruh bakal calon kepala daerah di 12 Pilkada se Sulsel tetap mengedepankan protokol kesehatan dengan melakukan pemeriksaan tensi menyiapkan Hand Sanitizer sebelum memasuki ruangan.