Karir  

Skill Yang Kamu Butuhkan Untuk Menjadi QA Engineer

QA Engineer Skill Yang Kamu Butuhkan Untuk Menjadi QA Engineer

Apa itu QA Engineer? dan kira-kira apa saja sih skill yang dibutuhkan untuk menjadi seorang QA Engineer?

QA Engineer (Quality Assurance Engineer) menjadi salah satu posisi yang penting dalam sebuah perusahaan teknologi. Tugasnya adalah untuk melakukan tes yang bertujuan untuk mencari masalah atau kelemahan dari suatu software sebelum diluncurkan ke pengguna.

Beberapa skill yang kamu butuhkan diantaranya:

Hardskill

1. Memahami Produk

QA Engineer harus mengenali produk dengan baik untuk menguji efisiensi dari suatu produk.

2. Time Management

Bekerja pintar dengan memahami yang perlu dilakukan segera. Mengerjakan pekerjaanmu dengan tepat waktu adalah hal yang sangat penting.

Soft Skill

1. Komunikasi

Sebagai QA Engineer kamu harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, karena akan berinteraksi dengan banyak tim.

Baca juga:  5 Hal Penting Mengenai UI/UX Designer

2. Kreatif

teknik Skill Yang Kamu Butuhkan Untuk Menjadi QA Engineer

QA Engineer butuh kreatifitas untuk menemukan peluang dimana bug bersembunyi. Serta memperkirakan kemungkinan penggunaan perangkat lunak yang salah.

3. Presisi dan Toleransi

QA Engineer harus dapat berorientasi pada detail untuk memvalidasi produk yang diberikan Product Manager atau Desainer agar dapat menguji dengan skenario yang berbeda.

4. Mampu Bekerja Dalam Tim

Menjalin kerja sama yang baik karena JobDesk dari QA bukanlah hal yang mudah, kamu tidak akan mampu mengerjakan semuanya sendirian.

5. Memiliki Rasa Ingin Tahu dan Keinginan Untuk Belajar

10 Jurusan Teknik2 Skill Yang Kamu Butuhkan Untuk Menjadi QA Engineer

Ini dapat membantumu menemukan kekurangan dalam suatu produk dan banyak tantangan yang dihadapi ketika menjadi QA Engineer.

6. Memiliki Etos Kerja

Baca juga:  8 Situs Tempat Download Template Powerpoint Terbaik Dan Keren

Skill yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan termasuk QA Engineer.

7. Analisis dan Berpikir Logis

Tidak cukup memahami cara kerja software saja, perlu mencari tahu kekurangannya.