Scroll untuk baca artikel
>hostidn
>hostidn
Nusantara

Peringatan HKN ke 59 Menjadi Ajang Silaturahmi Bagi Insan Kesehan Se-Kabupaten Bogor

×

Peringatan HKN ke 59 Menjadi Ajang Silaturahmi Bagi Insan Kesehan Se-Kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2023 11 17 at 20.23.36 1 Peringatan HKN ke 59 Menjadi Ajang Silaturahmi Bagi Insan Kesehan Se-Kabupaten Bogor

detakhukum.com, Bogor – Acara Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN ) ke-59 berlangsung meriah di halaman kantor Dinas Kesehatan Jl. Tegar Beriman kamis 16 November 2023.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr.Mike Kaltarina menyampaikan rasa terima kasihnya, kepada yang sudah berpartisipasi dalam ikut menyukseskan rangkaian peringatan HKN ke 59 ini.

”Sehingga, Kita juga bisa mengadakan, lomba fashion show dan Live Cooking kita hadirkan juri profesional dari bidangnya masing-masing, juri Fashion Show ibu Djuniati Kodir dan ibu Dian Ekawati dari PKK Kabupaten Bogor dan Sri Mutiara dari Disbudpar Kabupaten Bogor. Untuk juri Live Cooking kita hadirkan Chef Hotel Lorin  Halim Ermana, Dapur Asri dan Imel dari Darma Wanita Kab. Bogor”, kata Mike Kaltarina.

Baca juga:  Kemenag Kota Bogor Adakan Halal Bihalal Silaturahmi Idul Fitri 1445 H 
WhatsApp Image 2023 11 17 at 20.23.36 Peringatan HKN ke 59 Menjadi Ajang Silaturahmi Bagi Insan Kesehan Se-Kabupaten Bogor

Ditempat yang sama, Sekdis Dinkes Agus Fauzi menjelaskan, rangkaian kegiatan HKN 2023 ini banyak kegiatan yang sudah kita lakukan. Salah satunya tanggal 17 November kita adakan khitanan massal di lima titik berbeda di wilayah Bogor barat, timur, selatan, Utara dan tengah dan juga kita kolaborasi dengan Korpri dalam rangka HUT Korpri di kegiatan tersebut.

Baca juga:  Pepen: Tagana Jadi Sumber Daya Andalan Kemensos

Agus Fauzi menambahkan, puncak acara HKN nantinya pada tanggal 22 November di Setda. kita juga selain melakukan lomba Fashion Show dan Live Cooking menjadi ajang silaturahmi antar insan kesehatan se- Kabupaten Bogor, karena pesertanya dari Rumah Sakit ( RS ) Pemerintah, RS Swasta, klinik, puskesmas dan organisasi profesi, jelasnya. (Supandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *