Update Virus Corona di Dunia: 70.234 Sembuh, 5.398 Meninggal Dunia

Orang orang yang memakai alat pelindung diri berdiri di checkin bagasi 1 Update Virus Corona di Dunia: 70.234 Sembuh, 5.398 Meninggal Dunia
(dok:kompas)

detakhukum.com – Virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 dilaporkan terus meluas ke berbagai negara di dunia.

Tiap harinya jumlah kasus global ini kian bertambah.

Berdasarkan data real time, Coronavirus COVID-19 Global Cases by the CSSE at Johns Hopkins University (JHU), jumlah kasus terinfeksi virus corona di dunia mencapai 144.833.

Dari situs tersebut juga tercantum informasi antara lain, 5.398 pasien dinyatakan meninggal dunia, dan 70.234 sembuh.

Melansir SCMP, lima negara dengan kasus terbanyak yakni China, Italia, Korea Selatan, Iran dan Spanyol.

Berikut update terkini penyebaran virus corona di dunia. 

Uruguay laporkan kasus pertama virus corona Kementerian Kesehatan Uruguay melaporkan empat orang dinyatakan positif mengidap virus corona pada Jumat (13/3/2020).

Ini sekaligus menjadi kasus pertama virus corona yang dilaporkan di Uruguay.

Diketahui, keempat orang tersebut memasuki negara pada awal Maret setelah mengunjungi Milan, Italia.

Menurut laporan pemerintah setempat, pasien dalam kondisi stabil dan dikarantina mandiri.

16 negara menutup sekolah 

Penyebaran virus corona yang meluas membuat pemerintah segera bertindak untuk mengantisipasi virus tidak semakin menyebar lagi.

Adapun upaya yang dilakukan salah satunya dengan penutupan sekolah. Ada 16 negara yang dikonfirmasi telah menutup sekolahnya, yakni Alabama, Wisconsin, Maryland, Ohio, Kentucky, Washington, Virginia Barat, Illinois, Pennsylvania, Louisiana, Pulau Rhode, Michigan, New Mexico, Oregon, Virginia, dan Utah.

Guatemala laporkan kasus pertama virus corona 

Presiden Guatemala, Alejandro Giammattei mengkonfirmasi kasus pertama virus corona pada Jumat (13/3/2020). 

Giammattei mengungkapkan, seorang pria telah didiagnosis menderita virus corona. 

Pria tersebut dilaporkan telah melakukan perjalanan ke Italia pada Rabu lalu dan memasuki Guatemala dengan penerbangan Aeromexico.

Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Presiden mendesak warga Guatemala untuk tidak panik dan terus mengambil langkah-langkah pencegahan untuk memerangi penyebaran virus. (kmps)