Turun Ke Zona Orange, Bima Arya Minta Seluruh jajaran Untuk Konsolidasi Lapangan Serta Akselerasi Administrasi

WhatsApp Image 2020 09 Turun Ke Zona Orange, Bima Arya Minta Seluruh jajaran Untuk Konsolidasi Lapangan Serta Akselerasi Administrasi

detakhukum.com, Bogor – Wali kota Bogor Bima Arya memimpin briefing staff rutin setiap pekan dari ruang Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Selasa (8/ 9/ 2020).

Bima terlihat didampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat serta Kabag Prokompim Rudiyana. Sedangkan jajaran kepala dinas, camat, lurah dan pimpinan BUMD menjajaki rapat secara virtual dari kantornya masing- masing.

Dalam arahannya, Bima Arya menyebut bahwa menurut informasi terkini dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid- 19, menunjukkan tingkat kewaspadaan Kota Bogor sudah tidak lagi zona merah namun telah turun ke zona oranye karena terdapat revisi pada beberapa indikator.

Baca juga:  Pengguna KRL Naik 9 Persen, PT KCI Uji Coba Antrean Baru

“ Alhamdulillah, ini pantas kita syukuri bersama. Kita juga melihat terdapat dampak pemberlakukan pembatasan jam malam serta jam operasional. Masyarakat relatif lebih berhitung untuk berkumpul, keluar dan lain- lain,” ucap Bima Arya.

Walaupun demikian, Bima Arya memerintahkan untuk menerapkan 2 hal pedoman kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor, yaitu konsolidasi lapangan serta akselerasi administrasi.

Khusus aparatur daerah di tingkat RW, kelurahan sampai kecamatan, Bima meminta untuk memastikan unit lacak serta unit pantau pada Tim Detektif( deteksi aktif) Covid- 19 melaksanakan 3 arahan, yaitu penguatan kampanye protokol kesehatan melalui berbagai kanal, pastikan di zona merah tidak terdapat kegiatan- kegiatan yang memiliki efek penyebaran ataupun penularan Covid- 19.

Baca juga:  Update Virus Corona di Sumut: 89 Positif, 151 PDP dan 2.731 ODP

“Untuk dinas turun ke lapangan semaksimal mungkin penerapan kampanye protokol kesehatan secara masif. Khusus masyarakat dibutuhkan pendekatan dengan metode yang cocok. Turunnya zona Kota Bogor ke oranye, saya melihat terdapat dampak dari konsolidasi kita di lapangan untuk itu seluruh jajaran jangan sampai kendor, semua turut jadi bagian kampanye protokol kesehatan masif,” terangnya.

Bima juga menyampaikan serta menegaskan pesan Presiden Joko Widodo tentang 3 klaster penyebaran Covid- 19 ialah perkantoran, keluarga dan pilkada. 2 klaster dini jadi atensi Pemerintah Kota Bogor. Pemberlakuan jam malam serta pembatasan jam operasional akan terus dilaksanakan hingga ada evaluasi.

“ Target kita jangan sampai kembali ke zona merah, namun ke zona kuning ataupun zona hijau, meski agak berat karna kedekatan Kota Bogor dengan DKI Jakarta,” harap Bima Arya.

Baca juga:  PNS Usia diatas 50 Tahun, Sakit dan Ibu Hamil Wajib Kerja di Rumah