Hukum  

Total16 Orang Penyalahgunaan Narkoba Diamankan di Bulukumba

narkoba 1 1 Total16 Orang Penyalahgunaan Narkoba Diamankan di Bulukumba

detakhukum.com, Sulsel – Peredaran narkoba di Bulukumba salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan.semakin marak dan mengancam generasi muda di di kabupaten berjuluk Bumi Panrita Lopi itu.

Pasalnya, di awal tahun 2020 atau sepanjang Januari hingga pertengahan Februari saja, sudah ada 16 orang yang diamankan jajaran Polres Bulukumba karena tersangkut kasus narkoba.

“Belum genap dua bulan ini sudah ada 16 orang yang kami amankan karena terlibat kasus narkoba. Bulan Januari kita tangkap 12 orang, dan bulan ini sudah ada 4 orang yang berhasil kami amankan,” terang Kapolres Bulukumba AKBP Gany Alamsyah Hatta melalui Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Hambali Makka, Rabu (19/2)

Baca juga:  2 Bandar Judi Togel Online Ini Di Bekuk Satreskrim Polres Toraja Utara

Olehnya itu, Hambali mengatakan, perlu kebersamaan dalam memberantas masalah yang bisa mengancam masa depan generasi muda dan estafet kepemimpinan di Bulukmba.

“Menyikapi kondisi ini, masyarakat diminta peduli membantu polisi dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Informasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pelaku peredaran gelap narkoba bisa segera ditangkap,” tuturnya.

Mantan kasat narkoba Polres Jeneponto ini menambahkan, maraknya peredaran narkoba tidak bisa dianggap remeh, karena bisa mengancam siapa saja.

“Kami tidak bisa sendiri dalam menangani ini. Perlu dukungan semua pihak, khususnya masyarakat. Kita harus bersama-sama memberantas ini untuk menyelamatkan keluarga dan masyarakat kita,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali mengapresiasi Polres Bulukumba dan jajarannya yang gencar dan bekerja keras memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

Baca juga:  Dituduh Korupsi Rp 37 Triliun, Raden Sebut JK dan Ngaku Tak Dapat Sepeser pun

Bahkan, Sukri meminta Kapolres Bulukumba yang baru, AKBP Gany Alamsyah Hatta untuk memproritaskan masalah peredaran narkoba yang saat ini marak dan mengancam generasi muda di Bulukumba. (*)