PSBB Transisi Bogor: Volume Kendaraan Masuk Meningkat

volume kendaraan meningkat PSBB Transisi Bogor: Volume Kendaraan Masuk Meningkat

detakhukum.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini tengah bersiap me­masuki fase normal baru melalui PSBB Transisi atau Proporsional. 

Sejak PSBB Transi­si dilakukan pada 27 Mei, nyatanya terdapat sisi negatif yang timbul ke permukaan. Salah satunya kembali me­ningkatnya volume kendar­aan di jalanan Kota Bogor yang menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo, mengklaim terjadi peningkatan volume ken­daraan dari masa PSBB tahap III ke masa PSBB Transisi sebesar 25 persen.

”Ya jalanan sekarang ramai lagi. Kalau dikalkulasi kira-kira lonjakan­nya bisa 20 sampai 25 persen penambahan volume ken­daraannya,” ujar Eko.

Pria yang akrab disapa Danjen ini sudah me­merintahkan pasukannya mengatur lalu lintas dari pos pengaturan lalu lintas (gatur) di 10 titik Kota Bogor.

Baca juga:  Hingga Juli 2021, Pemkot Bogor Kembalikan 716 Bidang Tanah Aset Pemerintah

”Untuk ruas jalan yang kami pantau secara ketat adalah seputaran istana atau SSA, Empang, Yasmin, Bubulak dan Tol BORR,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas pada Dis­hub Kota Bogor, Dody Wahy­udin, menjelaskan, jika di­bandingkan waktu sembilan hari selama pelaksanaan PSBB tahap III yaitu pada 18 Mei sampai 26 Mei, maka jumlah kendaraan di Kota Bogor sekitar 540 ribu ken­daraan.

”Data itu berdasarkan pemantauan di 10 titik cek poin dan simpang Ciawi men­jadi yang terpadat dengan dibukanya lokasi perbelanjaan dan ku­liner, menjadi magnet bagi pengunjung dari luar Kota Bogor.” ujarnya.