Pepen: Tagana Jadi Sumber Daya Andalan Kemensos

IMG 20200618 WA1123 Pepen: Tagana Jadi Sumber Daya Andalan Kemensos

detakhukum.com, Bogor – Meningkatkan kesiapsiagaan bencana di masa pandemi virus corona (Covid-19), Tagana Center melaksanakan rapat kerja multi sektor atau kegiatan lintas alam di area Tagana Center Hambalang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (18/6).

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) pada Kementerian Sosial, M. Syafi’i Nasution mengatakan, kegiatan lintas alam yang mengambil lokasi di sekitar area Tagana Center, terdapat dalam rangkaian rapat kerja multisektor dalam koridor kesiapsiagaan bencana di masa pandemi Covid-19. Terkait peningkatan imunitas, menjadi perhatian tersendiri.

“Kami ingin meningkatkan daya tahan tubuh agar semakin kuat sehingga kita tidak mudah tertular ataupun berpotensi menularkan virus kepada orang lain,” kata Syafi’i.

Baca juga:  Mall Masih Ditutup Sementara, Toko Swalayan dan Restoran Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Ia bersama tim pun berjalan menyusuri kampung, kemudian Bhakti Sosial untuk meningkatkan imunitas tubuh dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku di masyarakat. Yakni penyaluran bansos sembako sebanyak 1.093 paket untuk warga Desa Hambalang melalui kepala desa.

“Kita mematuhi protokol kesehatan, pertama pakai masker, cuci tangan, jaga jarak,” terangnya.

Syafii menambahkan, ide ini digagas oleh Direktorat PSKBA dengan melibatkan beberapa mitra kerja terkait dalam penanggulangan bencana, seperti DFAT/Australia hingga Kopassus Cijantung untuk peningkatan kapasitas Tagana Indonesia ke depan.

Mitra kerja terkait yang tampak dalam kegiatan antara lain NGO untuk Disaster Risk Management dari Australia, Simon Field, Pabanda Komsos Ster Kopassus, Mayor Inf. Ferry Mulyawan, hingga Vice President of Mandiri, Puri Ranti Minasti dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Rustandi.

Baca juga:  Pemkab Bogor Terapkan PSBB Proporsional Secara Parsial Belum Bisa New Normal

Sementara itu, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin mengakui keberadaan Tagana sebagai andalan dalam menangani masalah bencana menunjukkan Tagana mempunyai peran penting.

“Ke depan, Dirjen posisi saudara (Tagana) tetap sebagai frontliner dalam hal penanganan bencana, baik alam maupun sosial, seperti sekarang ini, sehingga hal ini membuktikan betapa pentingnya peran Tagana,” tukasnya.

Pepen juga menyinggung peran serta Tagana dalam upaya penanganan wabah Covid-19. Tiga bulan terakhir, pihaknya fokus menangani jaring pengaman sosial, termasuk di dalamnya peran para Tagana Indonesia. Mulai dari Bakti Sosial, penyaluran sembako, pembagian masker, hingga penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah yang dilakukan personil Tagana Indonesia.

Baca juga:  Dedie Inginkan Karang Pamitran Jadi Penyemangat Anggota Pramuka

“Kami sering menerima laporan dari grup Tagana di setiap provinsi yang melaksanakan kegiatan itu, dan Pak Menteri sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan Tagana,” pungkas Pepen. (*)