Bisnis  

Kisah Sukses Mochtar Riady, Dari Penjaga Toko yang Jadi Konglongmerat Indonesia

mochtar riady Kisah Sukses Mochtar Riady, Dari Penjaga Toko yang Jadi Konglongmerat Indonesia

detakhukum.com – Mochtar Riady seorang perantauan dari China yang menetap di Malang. Mochtar merupakan pengusaha terkemuka yang sukses mendirikan Lippo Group. Orang terkaya nomor 12 versi majalah Forbes tahun 2019 dengan kekayaan sebesar USD 1,6 miliar atau setara dengan Rp 22 triliun.

Yuk simak kisah inspiratifnya yang bukan berasal dari keluarga kaya hingga bisa sukses mengembangkan bisnisnya hingga ke mancanegara dan menjadi konglongmerat seperti sekarang.

Toko milik mertuanya menjadi yang terbesar di Kota Jember

Perjalanan bisnis Mochtar dimulai dari usia 20 tahun-an, saat Mochtar diminta untuk membantu mengurus toko mertuanya. Karena Mochtar sangat ingin menjadi bankir sejak kecil, akhirnya tahun 1954 Mochtar meninggalkan toko keluarganya dan pergi ke Jakarta.

Mochtar bertemu dengan pemilik Bank Kemakmuran dan mengajaknya untuk menjadi Mitra.

Mochtar pun dipercaya sebagai presiden direktur, namun karena bukan seorang akuntan, Mochtar pun kebingungan dan perlahan mulai belajar soal Akuntansi. Dalam waktu 1 tahun, Bank Kemakmuran menjadi Bank terpandang di Jakarta.

Karena banyak pribadi komisaris yang tidak sesuai dengan pribadinya, akhirnya Mochtar memilih untuk resign.

Asal mula Panin Bank

Di tahun 1963, Mochtar mengakuisisi Bank Buana yang sedang merugi. Dan dalam waktu 3 tahun, Bank Buana berhasil masuk dalam 6 bank besar di Indonesia.

Baca juga:  5 Pesan Bob Sadino Untuk Pengusaha Pemula

Mochtar juga memegang beberapa bank lain, seperti Bak Industri dan Dagang Indonesia (BIDI) dan Bank Industri Jaya Indonesia.

Tahun 1971, Bank Industri Jaya Indonesia dan Bank Kemakmuran menjadi satu bank baru bernama Panin Bank.

Menjadi petinggi Bank BCA

Tahun 1970, Mochtar diberi tawaran oleh pemilik BCA, Liem Sioe Liong untuk membesarkan Bank BCA, dan kini Bank BCA menjadi salah satu bank swasta nasional yang terbesar.

Tahun 1989, Mochtar membangun Lippo Bank dan tahun 1991, Mochtar keluar baik-baik dari Bank BCA.

Lippo Bank yang membuat Mochtar semakin maju

Dari Lippo Bank, Mochtar banyak memiliki lahan aset sitaan nasabah di Karawaci, Tangerang yang kemudian menjadi bisnis properti di bawah bendera Lippo Group.

Baca juga:  6 Fakta Menarik Sri Mulyani, Direktur Bank Dunia Yang Menjadi Menteri Jokowi

Gurita Bisnis Lippo Group

PropertiLippo Karawaci,Lippo Malls,Hotel Aryaduta,Lippo Cikarang,Lippo Village,Lippo Land Club
Rumah SakitSiloam Hospitals
PendidikanUniversitas Pelita Harapan Karawaci, Medan, dan Surabaya, Dian Harapan School
Media & BeritaBerita Satu, Investor Daily, Jakarta Globe, Suara Pembaruan
InternetFirst Media
Teknologi Digitalbridestory.com, Matahari
BankNobu Bank
Bisnis LainnyaHypermart, Timezone, Books & Beyond, Big Tv, Foodmart, OVO, Maxx Coffee

Motivasi : “Nasib saya tidak malang, karena saya berani memikirkan hal-hal yang besar. Kalau kita berani memikirkan hal yang besar dan berjuang untuk itu, maka kita akan berhasil” Mochtar Riady. (LandX)