Sains  

Mengenal Metode Scamper Untuk Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif

SCAMPER Mengenal Metode Scamper Untuk Pembelajaran Kreatif Dan Inovatif

Saat kita kehabisan ide, kira-kira apa yang harus dilakukan ya? Hidup memanglah wajib selalu kreatif. Dalam hal apapun, kreativitas memanglah sangat dibutuhkan untuk menuntaskan bermacam problematika kehidupan. Tetapi bagaimana kalau tiba-tiba kreativitas kita terhambat?

Tenang, terdapat salah satu metode yang dapat buat kreativitasmu bertambah kembali. Metode itu dinamakan sebagai metode SCAMPER. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya dari metode tersebut, simak yuk!

Pengertian SCAMPER?

SCAMPER adalah sebuah metode yang bisa digunakan untuk merangsang kreativitas serta membantu mengatasi setiap tantangan. Intinya, SCAMPER merupakan metode membuat daftar tujuan umum dengan cara memacu pertanyaan. 

Cara ini diciptakan oleh Alex Osborn dan disusun kembali oleh Bob Eberle di tahun 70-an.

SCAMPER Merupakan Singkatan Dari:

1. S (Substitute) atau Pengganti

“Apakah daging ayam bisa digantikan jamur sebagai pengganti daging?”

Hal ini bertujuan untuk mengembangkan ide alternatif untuk mengganti gagasan yang memang sudah buntu.

2. C (Combine) atau Kombinasi

“Apakah es krim vanilla cocok dikombinasikan dengan roti gandum seperti sandwich?”

Tidak bisa dipungkiri jika salah satu akar kreativitas adalah mengkombinasikan suatu hal dengan hal yang lain.

Baca juga:  4 Tips Diizinkan Merantau

3. A (Adapt) atau Adaptasi

“Bisa tidak ya kalau sepeda fix gear diadaptasi menjadi sepeda gunung”

Ini digunakan untuk menerapkan suatu konsep yang sudah ada ke dalam ide baru yang mungkin menghasilkan sesuatu yang baru.

4. M (Modify) atau Modifikasi

“Kalau ditambahkan sesuatu hasilnya akan lebih baik atau tidak ya?”

Hal ini sering terjadi dan umumnya dapat kita temukan pada modifikasi kendaraan.

5. P (Put to another use) atau Kegunaannya

“Kalau pakaian bekas ini dipakai jadi masker bisa gak ya?” atau “Botol bekas itu dipakai jadi vas bunga bisa gak ya?”

Ini biasanya kita kenal sebagai LifeHack. Merubah sebuah kegunaan juga salah satu bentuk kreativitas.

Baca juga:  5 Peran Mahasiswa Dalam Masyarakat

6. E (Eliminate) atau Menghilangkan

“Kira-kira dari tampilannya ada yang perlu dikurangi tidak ya agar lebih simple?”

Kadang menghapus beberapa bagian dari ide awal bisa menghasilkan sesuatu ide yang lebih segar.

7. R (Reverse) atau Menyusun kembali

“Bagaimana kalau urutannya atau penataannya diubah, bisa lebih bagus tidak ya?”

Suatu produk baru dapat terbentuk dari pengaturan ulang informasi atau komponen-komponen yang ada.