Investasi Tanpa Target Bagai Berlayar Tanpa Tujuan

Investasi canva Investasi Tanpa Target Bagai Berlayar Tanpa Tujuan

Belakangan ini tren untuk mulai berinvestasi semakin ramai. Banyak orang yang mulai melakukan investasi, mulai dari reksadana sampai saham. Namun ada satu hal yang sering orang lupakan: tujuan investasi.

Seberapa penting sih tujuan investasi?

Sama seperti menabung, investasi juga perlu ada tujuannya. Pasalnya, tujuan bakal mempengaruhi dimana kamu harus menaruh uang dan kapan harus diambil.

Apabila kamu berinvestasi untuk pesta pernikahan dalam jangka waktu satu tahun, hindari menaruh porsi besar uang kamu di instrumen investasi yang berisiko tinggi seperti saham. Apalagi jika kondisi ekonomi lagi gak stabil.

Pasalnya, berinvestasi saham lebih cocok untuk jangka panjang. Gak mau kan kalau sudah waktunya menikah, tapi ternyata harga saham kamu masih belum untung?

Baca juga:  Ini Bedanya Dana Darurat Dengan Tabungan Biasa

Alokasikan sebagian besar uang di instrumen berisiko rendah seperti reksadana pendapatan tetap.

Berbeda jika kamu punya tujuan jangka panjang, misalnya pensiun dalam waktu 30 tahun lagi. Kamu bisa berinvestasi di saham karena ada waktu panjang buat menunggu harganya naik. Apalagi, tren harga saham cenderung naik dalam jangka panjang.

Ingat, hal apapun bakal maksimal hasilnya jika kamu punya tujuan, termasuk investasi. Yuk sekarang mulai tentukan tujuan investasi kamu!