Ini Bedanya Software Developer Dan Software Engineer

Software Developer dan Software Engineer Ini Bedanya Software Developer Dan Software Engineer
Designed by Freepik

Software Developer dan Software Engineer memangnya beda ya? Perkembangan IT merupakan sesuatu yang terus menerus populer dengan semakin majunya zaman. Memilih pekerjaan yang berhubungan dengan IT menjadi pilihan karir yang cukup aman untuk kamu pertimbangkan.

Siapa Software Developer dan Software Engineer? Apa yang mereka lakukan? Yuk simak ulasan berikut ini.

Engineer menggunakan prinsip-prinsip teknik untuk membangun sistem atau solusi baru untuk suatu masalah. Daripada merancang solusi spesifik untuk pelanggan tertentu. Seorang Software Engineer berinovasi solusi untuk masalah yang dialami oleh masyarakat umum atau sejumlah besar orang.

Ketika datang ke perangkat lunak (software), seorang Engineer bertanggung jawab atas seluruh siklus hidup pengembangan produk. Engineer memperhatikan adanya kebutuhan dan merancang solusi holistik, termasuk semua komponen yang saling berhubungan.

Berikut Beberapa Keterampilan dan Kualifikasi Software Engineer:

  • Pengalaman menciptakan dan memelihara arsitektur dan basis data IT
  • Keterampilan memecahkan masalah
  • Desain dan pengalaman pola dengan infrastruktur berbasis cloud
  • Pengalaman pengembangan/ debugging
  • Pengalaman pada CPU atau SMP multi-core
  • Pengetahuan tentang berbagai bahasa pemrograman termasuk C/C ++

Tugas Seorang Software Engineer

  1. Merancang, mengembangkan, menguji unit dan memelihara perangkat lunak jaringan.
  2. Bekerja sama dalam tim QA dalam mengembangkan rencana pengujian.
  3. Berhubungan dengan tim pemasaran produk dan kesuksesan pelanggan.
  4. Bekerja lintas tim untuk memberikan bimbingan teknis dan mendukung seluruh proses pengembangan produk.
Baca juga:  Profesi Bergaji Miliaran Tapi Work From Home

Jika seorang Software Engineer adalah arsitek, Software Developer adalah tukang kayu. Pada umumnya, pengembang atau developer tidak bertanggung jawab untuk merancang seluruh sistem. Sebaliknya, mereka hanya fokus pada satu proyek sebagai bagian dari keseluruhan.

Software Developer harus menganalisis persyaratan perangkat lunak yang diberikan dan menentukan cara membangun fungsi spesifik sistem.

Developer biasanya melakukan fungsi tertentu, seperti pengembangan front-end atau pengembangan back-end, dalam sistem IT yang lebih besar dan dapat berspesialisasi dalam kerangka pengembangan tertentu untuk menyelesaikan fungsi.

Keterampilan dan Kualifikasi Software Developer:

  • Mampu menulis kode yang bersih dan dapat di maintenance.
  • Memiliki keahlian pemahaman bahasa pemrograman Javascript, ReactJS, AngularJS, jQuery.
  • Pengalaman membangun aplikasi front end dengan ES2015 +, Node JS, jQuery, HTML5 dan CSS3.
  • Pengalaman dalam tools front-end dan flow Git, Grunt/Gulp.
  • Pengalaman membangun aplikasi back end dengan ES2015 +, Node JS, jQuery, HTML5 dan CSS3.
Baca juga:  Inilah Kisah Dibalik Terbentuknya Hello World

Tugas Seorang Software Developer

  1. Berkontribusi pada peningkatan berkesinambungan dari arsitektur UI.
  2. Explore teknologi terdepan untuk menciptakan fitur-fitur inovatif baru.
  3. Build Tools untuk meningkatkan produktivitas internal.
  4. Berpartisipasi dalam pembuatan prototipe.
  5. Berkolaborasi dengan desainer, Engineer front-end. manajer produk dan Engineer QA untuk mempertahankan kualitas UX.

Perbedaan Peran Antara Software Engineer Dan Software Developer

  1. Pelatihan teknik yang diperlukan.
  2. Ruang lingkup fungsi pekerjaan.
  3. Tingkat otoritas.

Namun, Developer tidak harus memiliki pengetahuan teknis dan pengalaman untuk melakukan peran rekayasa desain dan mengelola seluruh sistem sebagaimana yang dimiliki oleh seorang Software Engineer.