Scroll untuk baca artikel
>hostidn
>hostidn
Nusantara

Ini Alasannya, WaliKota Surabaya Ngaku Timbun Masker

×

Ini Alasannya, WaliKota Surabaya Ngaku Timbun Masker

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Ini Alasannya, WaliKota Surabaya Ngaku Timbun Masker
Instagram @satpolppsurabaya

detakhukum.com, Surabaya – Walikota Risma mengaku telah menimbun stok persediaan masker di Surabaya sejak Januari 2020, jauh hari sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua WNI positif virus corona di Indonesia.

Risma mengatakan, hal itu sebagai langkah upaya pihaknya untuk mengantisipasi merebaknya virus corona di Kota Surabaya.

“Sebetulnya saya sudah menimbun masker. Sejak Januari lalu, saya sudah menimbun,” kata Risma, di Tropical Disease Center, Unair, Surabaya, seperti dilansir dari kompas com, Selasa, 3 Maret 2020.

Baca juga:  Update Virus Corona di Sumut: 89 Positif, 151 PDP dan 2.731 ODP

Namun, Wali Kota Risma sengaja tidak mempublikasikan langkah yang ia lakukan tersebut karena khawatir masyarakat Surabaya akan panik mendengar hal itu.

“Begitu ada kejadian (virus corona mewabah) di Wuhan, China, saya langsung stok (masker). Saya nggak ngomong supaya warga nggak panik,” kata Risma.

Jika wabah virus corona ini sampai ke Surabaya, kata Risma, maka pihaknya baru akan membagikan masker itu ke seluruh warganya.

“Nanti kalau harus dikeluarkan, kami keluarkan,” ujar Risma.

Menurutnya, Kota Surabaya saat ini masih terbilang aman dari virus corona.

Baca juga:  Rapid Test Gratis Saat Bayar Pajak Kendaraan di Samsat

“Karena itu, masyarakat tidak perlu menggunakan masker apabila tidak merasakan gejala-gejala seperti batuk, pilek, nyeri kepala dan sesak napas. Bila ada gejala itu juga agar segera melakukan pemeriksaan ke rumah sakit,” imbaunya.

Menurut Risma, hal yang perlu dilakukan masyarakat saat ini adalah harus rajin mencuci tangan dengan bersih.
“Makanya cuci tangan, yang saya genjot termasuk hand sanitizer kami siapkan di mana-mana. Kuncinya justru ada di tangan,” ujarnya.

“Rajin mencuci tangan dengan bersih lebih efektif ketimbang harus berbondong-bondong membeli masker secara berlebihan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *