Dokter Pertama yang Ingatkan Bahaya Virus Corona, Meninggal Tertular Wabah Mematikan Itu!

dokter li 1 Dokter Pertama yang Ingatkan Bahaya Virus Corona, Meninggal Tertular Wabah Mematikan Itu!
Dokter Li Wenliang dirawat akibat terinfeksi virus corona

detakhukum.com, China – Li Wenliang, dokter pertama yang memperingatkan dunia tentang virus corona jenis baru pada akhir Desember 2019, kini telah meninggal dunia akibat terinfeksi virus tersebut.

Dokter Li meninggal positif virus corona pada Kamis (6/2/2020) waktu setempat menurut laporan Vice. Dia disebut sebagai orang pertama yang merawat pasien positif virus corona pada sebuah rumah sakit di Wuhan, China.

Awalnya, dokter 34 tahun ini sedang memeriksa 7 pasien dengan gejala penyakit yang tidak diketahui, atau mirip dengan ciri-ciri orang tertular virus SARS yang mewabah di China pada 2003.

Ketujuh pasien inilah yang disebut-sebut sebagai warga lokal Wuhan yang berasal dari pasar hewan, tempat virus corona pertama kali mewabah. Gejala penyakit itu kemudian disampaikan Li ke dalam grup WeChat alumni sekolah kedokterannya pada 30 Desember 2019.

Baca juga:  Selandia Baru Kenalkan Model Seragam Berhijab Untuk Polwan, Ini Tujuannya

Tangkapan layar percakapan grup yang disampaikan Li tentang laten virus corona jenis baru akhirnya mendadak viral. Dalam beberapa jam, apa yang diperingatkan dokter Li justru direspon berbeda pemerintah China.

Li dipanggil oleh petinggi rumah sakit tempatnya bekerja dan dimintai keterangan bagaimana dia tahu tentang gejala penyakit virus corona tersebut. Beberapa hari kemudian, dia diperiksa kepolisian setempat.

Polisi memperingatkan dokter agar berhenti menyebarkan “rumor” virus corona jenis baru dan dipaksa untuk menandatangani pernyataan mengakui “pelanggaran ringan” dan berjanji untuk tidak melakukan “tindakan melanggar hukum”.

“Kami sungguh-sungguh memperingatkan Anda (dokter li), jika Anda tetap keras kepala, dengan kekurangajaran seperti itu dan melanjutkan kegiatan ilegal ini, Anda akan dibawa ke pengadilan. Apakah itu dipahami?” kata otoritas China saat memeriksa Dokter Li, dikutip dari laporan BBC. Setelah diperingatkan polisi, Li kembali bekerja memerangi virus corona, lalu tertular.

Baca juga:  Mundur Sebagai Perdana Menteri, Mahatir Mohamad: Saya Tidak Gila Kekuasaan

Tetapi, peringatan Dokter Li pada akhir Desember 2019 tentang virus corona jenis baru, kini  terbukti dan menelan korban jiwa sebanyak 566 serta menginfeksi lebih dari 28.000 orang di seluruh dunia hingga Kamis kemarin.