95 Dari 96 Pasien Covid-19 Di Klaster Griya Melati Sudah Sembuh

57a81406 79cf 4671 8b09 2e97f831a2d9 95 Dari 96 Pasien Covid-19 Di Klaster Griya Melati Sudah Sembuh
Walikota Bogor Bima Arya saat berkunjung diperumahan Griya Melati

detakhukum.com, Bogor – Satu pasien dari klaster Perumahan Griya Melati,Kelurahan Bubulak,Kecamatan Bogor Barat,Kota Bogor masih menjalani perawatan.Sisanya sebanyak 95 pasien sudah dinyatakan sembuh.

“1 pasien yang sedang isolasi di BPKP rencananya selesai isolasi 13 Juni.Kondisi kesehatannya saat ini baik,”kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor,Sri Nowo Retno,Rabu (9/6/2021) malam.

Jika satu pasien dari 96 kasus di Griya Melati ini sudah dinyatakan sembuh.Maka perumahan tersebut berubah menjadi zona hijau.

Program selanjutnya kata Retno,sapaan Kadinkes adalah vaksinasi di Griya Melati sekaligus menandai selesainya penanganan Covid-19 oleh Satgas Kota dan aktivitas warga bisa berjalan normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M.

WhatsApp Image 2021 06 11 at 21.14.05 95 Dari 96 Pasien Covid-19 Di Klaster Griya Melati Sudah Sembuh

“Kami sedang koordinasi dengan pak RW bila memungkinkan vaksinasi di Griya Melati. Koordinasi terkait teknis pelaksanaan vaksinasi dan lokasi vaksin,karena kami memerlukan jaringan internet yang kuat.Rencana 14 atau 15 Juni,”ujarnya.

Sebelumnya,Selasa (8/6) sore,ada 4 orang yang sudah dinyatakan sembuh di Pusat Isolasi di BPKP Ciawi dan telah kembali ke Griya Melati untuk menjalani isolasi mandiri selama 5 hari.

“Ada 4 orang ditambah 1 anaknya yang tidak termasuk pasien positif sudah pulang ke Griya Melati,sehingga sisanya 1 orang masih di isolasi di BPKP Ciawi,” kata Retno.

Walikota Bogor Bima Arya  berharap,pasien sembuh ini bisa diterima dengan baik ditengah masyarakat.Jangan ada stigma mengenai status pasien sembuh yang tidak-tidak lagi.

“Semoga masyarakat bisa menerima dengan baik,jangan dikucilkan karena mereka sudah ada kejelasan hasil pemeriksaan laboratorium bahwa saudara kita ini maupun yang lainnya yang sudah sembuh dinyatakan negarif,”harap Bima Arya itu.(red/lan)