Raja Salman Berlakukan Jam Malam 21 Hari

raja salman 1 Raja Salman Berlakukan Jam Malam 21 Hari
Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud (Reuters)

detakhukum.com, Riyadh – Raja Salman bin Abdulaziz melakukan tindakan lanjutan untuk lawan Covid-19 di negaranya. Di mana, pihaknya telah mengeluarkan perintah pemberlakuan jam malam bagi rakyatnya.

Dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (24/3) pemberlakuan jam malam tersebut akan berlangsung selama 21 hari kedepan. Masyarakat dilarang beraktivitas di luar rumah, dari pukul tujuh malam hingga enam pagi, dan mulai efektif sejak Senin (23/3).

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Dalam Negeri Saudi juga telah meminta otoritas militer dan sipil untuk bekerja sama. Alhasil, beberapa pekerja akan dibebaskan dari jam malam.

Hal tersebut juga termasuk karyawan dari bagian sektor penting publik dan swasta. Utamanya, pekerjaan yang memerlukan kinerja berkelanjutan selama periode pencegahan.

Bahkan langkah ini juga termasuk karyawan di sektor keamanan, militer dan media. Dan mereka yang berada di sektor kesehatan serta layanan yang relevan.

Kementerian mendesak warga untuk tinggal di rumah mereka. Terutama selama jam malam, tidak pergi kecuali dalam kasus-kasus kebutuhan.

Namun demikian, berdasarkan informasi, berikut adalah detail kegiatan yang dikecualikan dari jam malam:

* Sektor makanan dari mulai catering, supermarket, sayur, unggas, toko daging, toko roti, dan pabrik makanan.

* Sektor kesehatan yang meliputi apotek, klinik, rumah sakit, laboratorium, pabrik alat dan bahan medis.

* Berbagai alat di sektor media.

* Sektor transportasi: Angkutan barang, paket, bea cukai, gudang, layanan logistik, rantai pasokan sektor kesehatan makanan, dan operasi pelabuhan.

* Kegiatan E-commerce: Mereka yang bekerja dalam aplikasi pembelian elektronik dan aplikasi pengiriman untuk kegiatan yang dikecualikan.

* Layanan akomodasi: Hotel dan apartemen berperabot.

* Sektor energi: Stasiun bahan bakar dan layanan darurat dari Saudi Electricity Company.

* Jasa keuangan dan sektor asuransi: pengelola kecelakaan, layanan asuransi kesehatan mendesak (persetujuan), dan layanan asuransi lainnya.

* Sektor telekomunikasi: operator jaringan internet dan komunikasi.

* Sektor air: layanan darurat perusahaan air dan layanan pengiriman air minum di rumah.

Selain itu, muazin juga diizinkan menuju masjid untuk mengumandangkan adzan selama jam malam.

Lebih jauh, pekerja dalam misi diplomatik dan organisasi internasional, serta penghuni kuartal diplomatik juga diizinkan untuk pindah selama jam malam dari dan ke tempat kerja mereka. (republika.co.id)