Bisnis  

5 Cara Memulai Bisnis Online Untuk Pemula

cara memulai bisnis online 5 Cara Memulai Bisnis Online Untuk Pemula
Designed by Freepik

Jaman gini belum tahu caranya Bisnis Online? Waduh ketinggalan jaman bro. Banyak dari mereka yang masih kuliah bahkan SMA, sudah mulai berbisnis online dan menghasilkan jutaan rupiah dari sana.

Berbisnis Jaman sekarang berbeda dengan bisnis 10-20 tahun lalu. Kalau dulu kita Butuh Modal, baik itu buat sewa tempat, nyetok produk sampe biaya cetak brosur. Kalau sekarang tinggal banguna personal branding di Sosmed, produknya nge-Dropship sudah bisa memulai bisnis online tanpa modal.

Jaman sekarang untuk memulai bisnis online, diperlukan lah beberapa skill mulai dari Skill Riset Produk, FB Ads, Optimasi Sosmed/Marketplace, Copywriting, Closing dan lainnya. Mereka yang bermodal besar bisa kalah dengan mereka yang ber Skill dan paham market saat ini.

Oke, buat Anda yang Pemula dan belum memulai bisnis online, Anda bisa mengikuti langkah-langkah 5 cara memulai bisnis online berikut ini.

1. Cari Figur Orang Sukses

Perbanyak info-info orang sukses di Youtube, Facebook, Instagram, Google dan pelajari biografinya bagaimana dia sukses dan bagaimana model bisnisnya. Misal Anda ketemu si A ternyata dia sukses di Online Shop, jadikanlah mereka sebagai Figur atau panutan Anda.

2. Follow Dan Join Komunitasnya

Dengan Anda Follow dia, Anda akan mengikuti mindset dan cara berpikirnya. Ikuti setiap konten yang dia buat, jika Anda cocok dengan cara penyampaiannya atau Join saja Online Course/Kelas Mentoring yang dia buat (jika ada).

Baca juga:  Metode Kakeibo, Mengenal Seni Mengatur Keuangan ala Jepang

Disini sebenarnya Anda “Beli Skill dan Pengalaman” apalagi bisa masuk ke komunitasnya ini berharga banget untuk pemula.

3. Lakukan Action

Anda bisa ikuti Online Course untuk menghemat waktu action Anda, kemudian Praktekan secara Gila-Gilaan. Dalam hal ini konten positif ya, Anda bisa memulai praktek bisnis online dengan waktu 18 jam sehari untuk belajar dan action.

4. Fokus Dan Evaluasi Berkala

Anda sudah belajar dan praktekkan ilmunya tapi hasil masih belum maksimal? Wajar bro, tidak ada yang instan “Mie instan saja harus direbus dulu sebelum dimakan”. Disini yang membedakan orang Sukses dengan orang gagal.

Orang gagal banyak yang quit di level ini, bakal menyalahkan pihak ketiga.

“Gara-gara si supplier nih”

“Gara-gara kang ekspedisi nih, ngirimnya asal-asalan”

“Gara-gara si mentor nih, ilmunya gak kebukti di saya”

Dan masih banyak lagi. Sedangkan orang sukses akan berpikir “Why, saya masih belum berhasil?” lalu terus cari jalan keluarnya. Itulah beda cara berpikir orang Sukse dan Orang gagal.

Baca juga:  6 Cara Atur Keuangan, Agar Tetap Survive Di Tengah Resesi

5. Sparing Partner

Anda butuh Sparing Partner, teman ngobrol bukan hanya konsultasi dengan mentor tapi juga dengan mereka yang action. Cari yang sevibrasi, actionnya semangat dan jangan cari teman yang lemesan alias suka ngeluh.

Pepatah menyebut bahwa Tiger akan selalu berkumpul dengan Tiger”“ sedangkan “Chicken akan selalu berkumpul dengan Chicken”. Pilihan Anda mau cari teman yang seperti apa?

Siapa diri Anda nantinya tergantung siapa Sparing Partner Anda. Apakah dia bakal meninggalkan Anda atau menjatuhkan Anda.