VPS HOSTING
VPS HOSTING

Ketua DPD RI Minta Realisasi KUR Dipercepat

  • Bagikan
AA La Nyalla Mahmud Mattalitti gas natuna Ketua DPD RI Minta Realisasi KUR Dipercepat
Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti

detakhukum.com,Jakarta – Ketua DPD RI  La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah mempercepat realisasi kredit usaha rakyat (KUR) karena mampu menggairahkan pembiayaan UMKM dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Di saat pandemi, mayoritas omzet dari pelaku UMKM turun.Dengan adanya realisasi KUR tentunya menjadi angin segar bagi UMKM. Mereka bisa berproduksi kembali dan bisa semakin bertahan di masa sulit ini,”kata LaNyalla lewat keterangannya di Jakarta,Jumat (30/4).

Oleh karena itu,senator asal Jawa Timur ini berharap KUR dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku UMKM.Apalagi suku bunga KUR yang rendah tidak memberatkan dalam mengembalikan modal.

“Ini menjadi potensi yang baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sektor riil. Apalagi sekitar 60 persen PDB dibentuk UMKM,”ungkapnya.

Agar cepat terealisasi,LaNyalla menyarankan pemerintah melakukan kolaborasi dengan lembaga-lembaga keuangan kecil di daerah.

“Jadikan mereka mitra bagi UMKM dan dorong agar mereka juga menghidupkan kembali sektor-sektor lainnya.Kita juga berharap skala prioritasnya diberikan kepada pelaku usaha ultramikro yang pemodalannya sangat kecil.Sektor ini sangat perlu dibantu pembiayaannya,” kata alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

LaNyalla mengatakan,berbagai indikator ekonomi makro mulai menunjukkan kebangkitan. Penjualan ritel naik,penjualan mobil naik signifikan setelah adanya kebijakan relaksasi PPnBM dan ekspor juga mulai meningkat.

“Pemerintah harus menjaga momentum ini dengan baik,sehingga ekonomi Indonesia lebih cepat pulih,”ujarnya.

Tahun ini,target KUR naik menjadi Rp.253 triliun,dengan suku bunga KUR rendah hanya tiga persen.Subsidi bunga KUR juga diperpanjang sampai Desember 2021,tutur LaNyalla.(ant/red)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *