VPS HOSTING
VPS HOSTING

UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Nasional, Menkop Teten Hidupkan Ekosistem Digital

  • Bagikan
Menkop Teten liputan6 UMKM Jadi Tulang Punggung Perekonomian Nasional, Menkop Teten Hidupkan Ekosistem Digital
Foto: Menkop Teten Masduki (liputan6)

detakhukum.com – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) jadi salah satu sektor yang mampu bertahan hidup di masa pandemi. Tak heran apabila sektor ini dianggap Ekonom senior dari Universitas Indonesia dan juga Indef, Faisal Basri sebagai masa depan Indonesia. Bahkan, sektor usaha ini jadi tulang punggung perekonomian nasional di tengah krisis akibat pandemi COVID-19.

Faisal mendesak supaya pemerintah tidak tinggal diam dalam menghidupkan antusiasme ekonomi di sektor UMKM dengan bantuan yang tidak sekada modal. Melainkan juga mendorong UMKM agar dapat bertransformasi dari struktur usaha yang berbentuk piramida jadi berbentuk ketupat.

“Transformasi yang dimaksudkan Faisal merupakan membantu UMKM naik level dari mikro jadi kecil dan menengah. Karna, membantu UMKM bertahan di kondisi sulit ini juga tidak cukup cuma dari sisi permodalan.

Adapun yang dimaksud struktur usaha piramida yakni jenis usaha mikro yang mendominasi di bawah, sementara itu di bagian puncak diisi sedikit oleh jenis usaha yang besar. Kebalikannya, struktur usaha berbentuk ketupat adalah jenis usaha yang mendominasi yaitu kecil dan menengah.

Faisal mengungkapkan, dari total 64 juta UMKM di Indonesia, didominasi oleh mikro hampir 99 persen. Selanjutnya, usaha kecilnya cuma 1,22 persen, menengahnya 0,09 persen dan juga besar 0,01 persen.

“Jadi struktur UMKM kita itu seperti piramida. Di kita kan mayoritas mikronya, mikronya kita upgrade agar menjadi small dan juga medium, jangan di mikro saja. Yang besar tidak apa sedikit, yang tebal lapisannya itu yang kecil dan juga menengah. Ini yang jadi ujung tombak pemulihan ekonomi kita ke depan,” ucapnya.

Seperti diketahui, UMKM adalah salah satu sektor usaha yang terdampak amat signifikan dari mewabahnya COVID-19. Hanya UMKM yang sudah bertransformasi ke pasar digital ataupun online yang dapat bertahan.

Untuk menyelamatkan UMKM dari tekanan pandemi, pemerintah mengeluarkan program gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI). Tujuannya untuk mengajak masyarakat Indonesia membeli produk buatan dalam negeri.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, hampir 300 juta jiwa jadi satu peluang besar yang dapat dioptimalkan.

“Jika kita semua membeli kebutuhan sehari-hari memakai produk Indonesia, itu dapat membuat UMKM kita bertahan di tengah pandemi,” ujarnya, dalam acara peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Provinsi Bali, Senin, 11 Januari.

Di sisi itu, kata Teten, pemerintah juga berharap semakin banyak produk UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital. Salah satu strategi gerakan ini ialah menghubungkan para pelaku UKM dengan berbagai penyedia platform online marketplace. (bgrdly/dh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *