VPS HOSTING
VPS HOSTING

Hattrick Deflasi, Bahaya Gak Sih?

  • Bagikan
deflasi Hattrick Deflasi, Bahaya Gak Sih?
Designed by Freepik

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terhitung sejak Juli hingga September 2020, Indonesia mengalami hattrick deflasi. Alhasil, perhitungan inflasi tahun kalender di 2020 ini adalah 0,89%.

Di tahun 2020, RI mengalami deflasi -0,05 (MoM), sementara itu di September 2019 terjadi pula deflasi -0,27% (MoM), dan di bulan yang sama pada 2019 deflasinya -0,18 (MoM).

Apa Sih Deflasi?

Deflasi bisa dibilang merupakan kebalikan dari Inflasi. Keadaan dimana harga barang dan jasa terus-menerus turun dalam waktu yang tertentu. Kalau harga turun apa konsumen jadi sumringah karena bisa ngirit?

Jangan senang dulu guys, penurunan harga ini umumnya diiringi dengan turunnya upah para pekerja. Kondisi ini juga bisa menandakan masalah ekonomi lho.

Pengeluaran seseorang adalah pendapatan bagi orang lain, setuju?

Kenapa harga barang dan jasa bisa turun? Salah satunya bisa karena persediaan barang yang ditawarkan berlimpah tapi permintaan juga menurun. Imbasnya, tentu pendapatan pedagang atau penyedia jasa tentu berkurang.

Laba turun terus, imbasnya bisa penghematan

Jika laba pemilik usaha kian menurun karena lesunya daya beli, mau gak mau suka gak suka mereka harus berhemat biaya operasional. Selain mengurangi biaya marketing, bisa dilakukan juga dengan PHK karyawan.

Suku Bunga BI sudah turun 100 bps

Bisa dibilang saat ini Pemerintah RI sedang menggenjot konsumsi dengan menurunkan BI-7DRR di 2020 sebanyak 100 basis poin. Alhasil bunga deposito dan kredit jadi turun. Tertarik ngajuin kredit buat beli aset? mungkin ini saat yang tepat.

Meski sepintas deflasi terlihat menguntungkan kita karena harga barang-barang yang turun, tapi dalam skala yang lebih luas ternyata sangat merugikan karena menghambat pertumbuhan ekonomi dan memicu efisiensi usaha.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *